Senin, 19 Desember 2011

RENCANA PEMBELAJARAN GEOGRAFI SEMESTER GANJIL KELAS VIII

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMP ISLAM AL MAARIF 01 SINGOSARI
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : VIII (delapan)/ 1 (satu)
Standar Kompetensi : 1. Memahami permasalahan sosial berkaitan dengan
pertumbuhan jumlah penduduk
Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan kondisi fisik wilayah dan penduduk
Indikator : - Menunjukkan letak geografis (letak geografis, letak
astronomis) Indonesia.
- Menganalisis hubungan letak geografis dengan perubahan musim di Indonesia.
Alokasi Waktu : 2 x40 menit (1 Kali pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai melaksanakan kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
- Mendeskripsikan kondisi geografis di indonesia dengan teliti (carefulness).
- Menjelaskan letak geografis dan letak astronomis Indonesia dengan kritis (critical).
- Menjelaskan posisi geologis Indonesia dan dampak negatif dari letak gelogis pada posisi wilayah Indonesia dengan tekun (diligence).
- Menyebutkan batas-batas wilayah Indonesia dengan teliti (carefulness).

Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin (discipline)
Rasa hormat dan perhatian (respect)
Tekun (diligence)
Tanggung jawab (responsibility)
Ketelitian (carefulness)

B. Materi Pembelajaran
Letak Geografis
- Pengertian geografis
- Dampak letak geografis
Letak Astronomis
- Pengertian letak astronomis
- Pembagian daerah waktu di Indonesia
Letak Geologis
- Pengertian letak geologis
- Pembagian zona di Indonesia
- Batas-batas wilayah Indonesia




C. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Talking Stik
Metode :
1. Ceramah bervariasi
2. Tanya jawab (Talking Stik)
3. Pemberian tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
a. Pendahuluan: 10 menit
• Memeriksa kehadiran siswa, kebersihan dan kerapihan kelas.
• Menanyakan garis besar materi tentang letak geografis, letak astronomis dan letak geologis.
• Apersepsi ( pengetahuan prasarat ) : Salah satu siswa diminta menyampaikan garis besar hasil bacaan/tugasnya.

b. Kegiatan Inti: 60 menit
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
• Guru membimbing jalannya peljaran tentang letak geografis.
• Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber.
• Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain.
• Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
• Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna.
• Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas membaca dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.
• Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut.
• Guru menyuruh peserta didik agar belajar selama 15 menit tentang materi yang sudah dijelaskan
• Guru menyuruh peserta didik untuk menutup buku, semudian guru mengambil tongak dan memberikan kepada peserta didik setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya.
• Guru memberikan kesimpulan jalannya belajar menggunakan metode Talking Stik..
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
• Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
• Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.



c. Penutup: 10 menit
Dalam kegiatan penutup, guru:
• Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
• Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
• Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
• Memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi selanjutnya.

E. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar
- Buku
Kurnia, Anwar 2011. IPS Terpadu 2 Kelas VIII SMP. Yudistira, Jakarta. hal.03-07.
- Lembar Kerja Siswa (LKS)
Riyanti. Emi 2011. LKS IPS Geografi 2 Kelas VIII SMP. Cerah. CV Teguh Karya
- Peta Indonesia.
- Guru Pamong.

F. Penilaian
Kognitif dan afektif
1. Jenis penilaian kognitif : Individu
2. Bentuk penilaian : Soal Latihan
Jenis penilaian afektif : Penilaian karakter dan ketrampil

Malang, 10 Desember 2011
Guru Pamong IPS-Geografi




Guru Praktikan
(H. Syaifuddin Ismail, M.Pd)
NIP. 196512091989031010 (Indah Ayulia Nency)
NIM. 080401050055

Mengetahui
Kepala SMP Islam Almaarif 01 Singosari





( H. Moh. Syifak Mawahib, S.Pd.I )





Lampiran 1 : Uraian Materi

MUSIM DI INDONESIA
Di SMPI telah dipelajari Letak geografis di Indonesia yang di tinjau dari letak astronimis dan letak geografis. Letak geografis di Indonesia yang telah dipelajari antara lain :

Letak Geogrsfis Indonesia
• Posisi geografis dinyatakan berdasarkan koordinat garis lintang dan garis bujur yang juga disebut letak astronomis.

• Letak geografis adalah letak suatu daerah atau tempat dilihat kenyataan sebenarnya di lihat dari permukaan bumi.
• Indonesia mempunyai letak yang strategis dan memberikan keuntungan. Karena letak Indonesia berada pada posisi silang yang merupakan persimpangan jalur lalu lintas internasional dari Asia menuju Benua Amerika, Eropa, maupun Benua Australia.
• Letak geografis wilayah Indonesia sangat strategis sehingga membawa dampak negative maupun positif bagi bangsa Indonesia. Beberapa dampak akibat letak strategis :
1. Lalu lintas pelayaran wilayah perairan Indonesia ramai.
2. Barang-barang produksi Indonsia lebih mudah dikenal dunia.
3. Kegiatan perdagangan di Indonesia semakin maju.
4. Menambah devisa Negara.
5. Kegiatan pariwisata di Indonesia semakin meningkat.
6. Terbentuknya kerja sama regional ASEAN.
• Dampak negatif akibat letak geografis.
1. Banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia, terutama budaya yang kurang tepat dengan kepribadiaan bangsa kita.
2. Dari segikeamanan kurang menguntugkan, maka pemerintah Indonesia dengan Negara-negara Asia tenggara membentuk organisasi kerjasama ASEAN dan sebagainya.

Letak Astronomis
• Letak astronomis adalah suatu wilayah atau Negara terhadap garis lintang dan garis bujur. Secara astronomis Indonesia terletak pada :
6o LU – 11o LS dan 95o BT – 141o BT
• Berdasarkan letak garis lintangnya yaitu 6o LU – 11o LS maka seluruh wilayah Indonesia beriklim tropis (daerah iklim tropis berada di antara garis balik utara 23½ o LU dan garis balik selatan ) 23½ o LS) karena wilayah Indonesia dikelilingi oleh luatan, maka secara ikim fisik Indonesia juga beriklim laut atau maritime.
• Jika dilihat berdasarkan garis bujur yaitu 95o BT – 141o BT wilayah Indonesia terbagi menjadi 3 daerah waktu yaitu:
1. WIB (Waktu Indonesia Barat)
2. WITA (Waktu Indonesia Tengah)
3. WIT (Waktu Indonesia Timur)
Letak Geologis
• Letak geologis yaitu letak wilayah atau Negara dilihat dari batuan-batuan pembentuknya. Jika ditinjau dari letak geologis wilayah Indonesia di bagi menjadi 3 zona yaitu:
1. Zona Dangkalan Sunda
2. Zona Indonesia Tengah (antara dangkalan sunda dan dangkalan sahul)
3. Zona Dangkalan Sahul
• Secara geologis wilayah Indonesia juga merupakan pertemuan dari beberapa lempeng benua dan samudra.oleh karena itu wilayah Indonesia termasuk daerah rawan bencana baik gempa bumi, tanah longgsor, gunung meletus maupun gelombang tsunami. Beberapa dampak negatif letak geologis Indonesia yaitu
1. Indonesia rawan bencana gunung meletus karena wilayah Indonesia banyak terdapat gunung api.
2. Indonesia rawan gempa karena wilayah Indonesia pertemuan empat lempeng besar dunia yaitu Lempeng Benua Asia, Lempeng Benua Australia, Lempeng Samudra Hindia dan Lempeng Samudra Pasifik.
3. Indonesia rawan gelombang tsunami karena wilayah Indonesia dikelilingi oleh perairan.
Luas dan Batas Wilayah Indonesia
• Wilayah Negara Indonesia memanjang dari pulau Sabang sampai Merauke dan dari nujung selatan (P.Rote) sampai ujung utara (Sabang) dan wilayah terbagi atas dua yaitu dataran dan lautan. Luas wilayah perairan mencapai kira-kira 3.257.357 km2. Dan luas seluruh dataran Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang mencapai 1.919.443 km2. Berdasarkan keseluruhan baik lautan maupun dataran mencapai kira-kira 5. 176.800 km2.
• Batas-batas Negara Indonesia yaitu
- Utara : Selat Malaka, Malaysia Timur dan Filipina.
- Selatan : Laut Arafuru dan Australia
- Timur : Papua Nugini dan Samudra Pasifik.
- Barat : Samudra Hindia.





Lampiran 2 : Soal Talking Stik

1. Posisi geografis suatu negara atau wilayah yang berdasarkan koordinat garis lintang dan garis bujur disebut juga dengan letak . . . .
2. Negara atau wilayah pada lintang antara 23°30' LS dan 40° LS mengalami . . . .
3. Wilayah Indonesia yang tidak memiliki hutan hujan tropis adalah . . . .
4. Akibat letak lintangnya, wilayah Indonesia mempunyai iklim . . . .
5. Mengapa kelembapan udara di Indonesia tinggi? Apakah terkait dengan kondisi fisiknya? Jelaskan!
6. Faktor apakah yang memengaruhi pola iklim di Indonesia? Jelaskan!
7. Sebutkan keuntungan dari letak geografis wilayah Indonesia . . . .
8. Sebutkan tkan tiga pembagian zona di Indonesia . . . .
9. Antara waktu Indonesia bagian barat dengan waktu Greenwich di Inggris selisih waktunya . . . .
10. Pelayaran Indonesia menjadi ramai sehingga kegiatan perdagangan dan pariwisata di Indonesia semakin maju, ini merupakan dampak positif dari letak . . .


































Kunci Jawaban
1. Astronomis
2. Musim panas, musim semi, musim gugur dan musim dingin
3. Nusa Tenggara
4. Tropika terletak antara 23°30' LU – 23°30' LS.
5. Kelembapan udara di Indonesia tinggi, hal ini terkait dengan kondisi fisik Indonesia, yaitu:
a. Indonesia merupakan Negara kepulauan dan dikelilingi laut yang luas, sehingga wilayah daratan terpengaruh oleh iklim laut yang relatif lembap.
b. Penguapan yang tinggi karena terletak di wilayah tropis.
c. Kekayaan vegetasi di hutan yang mempercepat kondensasi.
d. Banyak terdapat pegunungan yang bisa menahan angin pembawa hujan.
6. Secara garis besar pola iklim di Indonesia dipengaruhi oleh faktorfaktor berikut.
a. Posisi lintang Indonesia yang berada di lintang rendah dan merupakan jalur gerak semu matahari menyebabkan intensitas penyinaran matahari menjadi tinggi.
b. Kondisi fisik Indonesia berbentuk kepulauan yang menimbulkan kemungkinan hujan lebih tinggi.
c. Letak Indonesia antara Benua Asia dan Australia yang berpengaruh terhadap perubahan angin muson setiap periode 6 bulan.
7. Keuntungan letak geografis adalah
1. Lalu lintas pelayaran wilayah perairan Indonesia ramai.
2. Barang-barang produksi Indonsia lebih mudah dikenal dunia.
3. Kegiatan perdagangan di Indonesia semakin maju.
4. Menambah devisa Negara.
5. Kegiatan pariwisata di Indonesia semakin meningkat.
6. Terbentuknya kerja sama regional ASEAN.

8. Pembagian zona ada 3 yaitu
1. Zona Dangkalan Sunda
2. Zona Indonesia Bagian Tengah
3. Zona Dangkalan Sahul
9. 9 jam
10. Akibat letak geografis

















Lampiran 3 : Penugasan
Cuaca Samudra Indonesia Buruk;
Cilacap Dilanda Hawa Dingin
Terjadinya tekanan tinggi di sebelah Benua Australia dan tekanan rendah di barat daya perairan Indonesia menyebabkan Samudra Indonesia dilanda angin kencang disertai gelombang tinggi. Bahkan kencangnya angin tersebut juga disertai hawa dingin dari Australia yang kini memasuki musim dingin. Hawa dingin tersebut membuat suhu udara di Kota
Cilacap turun hingga suhu 22–23 derajat Celsius atau lebih dingin dari biasanya yang berkisar 27–32 derajat Celsius.
Stasiun Meteorologi Kelas I Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Cilacap,
memperingatkan agar semua jenis kapal yang melintas di Samudra Indonesia waspada terhadap kondisi cuaca yang masih buruk tersebut. Apalagi kondisi cuaca itu akan berlangsung hingga tekanan rendah di barat daya Indonesia menjauh. Menurut BMG, angin yang bertiup di Samudra Indonesia sekarang ini berkisar 24–54 km per jam dengan ketinggian gelombang mencapai 3,5 meter. Sedang di perairan Laut Cilacap angin berkecepatan 24–52 dengan ketinggian gelombang mencapai 3,3 meter.
Cuaca buruk ini terjadi akibat tekanan udara di barat daya Indonesia mengalami
penurunan. Sedang sebaliknya tekanan tinggi terjadi di sebelah Benua Australia. Namun demikian, bagi nelayan Cilacap gelombang tinggi yang terjadi sekarang ini tidak mengagetkan, karena hal tersebut biasa terjadi di musim angin timur.
Disadur dari: www.jawatengah.go.id,
18 juni 2007

Setelah membaca artikel tersebut, jawablah Per tanyaan-pertanyaan berikut.
1. Cuaca buruk ini terjadi akibat tekanan udara di barat daya Indonesia mengalamai penurunan. Sedang sebaliknya tekanan tinggi terjadi di sebelah Benua Australia. Angin apakah yang ditimbulkan oleh keadaan tersebut?
2. Musim apakah yang terjadi karena bertiupnya angin dari jawaban nomor 1?
3. Apakah dampak bertiupnya angin tersebut bagi wilayah di selatan Pulau Jawa?


Petunjuk Guru
1. Tekanan udara yang rendah di barat daya Indonesia dan tekanan udara yang tinggi di sebelah Benua Australia mendorong bertiupnya angin muson timur.
2. Bertiupnya angin muson timur ini mendorong terjadinya musim kemarau di Indonesia.
3. Angin muson timur ketika melewati samudra akan mendorong terjadinya gelombang yang tinggi. Kondisi ini sangat merugikan para nelayan yang hendak melaut dan juga para wisatawan yang menikmati indahnya pantaipantai selatan Pulau Jawa. Bertiupnya angin ini meskipun mendatangkan musim kemarau, tetapi akan memberikan hawa dingin di sekitar pesisir. Sehingga suhu rendah seperti musim hujan.










Lampiran 4 : Kriteria Penilaian.
a. Kriteria Penilaian
Aspek : Kognitif
Indikator : - Menunjukkan letak geografis (letak geografis, letak astronomis)
Indonesia.
- Menganalisis hubungan letak geografis dengan perubahan musim di Indonesia.
Kelas : VIII
No. Nama Siswa Nomor Soal Keterangan Nilai
1 2 3 4 5
1.
2.
3.
4.


b. Kriteria Penilaian Tugas
Aspek : Afektif
Indikator : - Menunjukkan letak geografis (letak geografis, letak astronomis)
Indonesia.
- Menganalisis hubungan letak geografis dengan perubahan musim di Indonesia.
Kelas : VIII
NO NAMA SISWA ASPEK YANG DINILAI JUMLAH SKOR NILAI
1 2 3 4 5
1.
2.
3.
4.
5.
Dst

Keterangan aspek yang dinilai Skor maksimum
1. Kemandirian dalam penjelasan konsep secara benar. 4
2. Komunikatif dalam mempresentasikan hasil diskusi. 4
3. Kritis tentang kebenaran materi 4
4. Kerapian dan kelengkapan dalam mengambar peta. 4
Jumlah skor maksimum 16










c. Kriteria Penilaian
Aspek : Karakter
Ket : (1) Komunikatif,
(2) Kritis,
(3) Teliti,
(4) Mandiri
No. Nama Siswa Sikap yang dievaluasi Jumlah Skor Nilai
(1) (2) (3) (4)
1
2
3
Dst

Ket. Skor maksimum masing – masing karakter 5

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar